|

Sejarah Chemigard Chemigard berawal dari sulitnya mendapatkan pestisida di Indonesia yang baik, efektif, ekonomis dan aman untuk lingkungan serta tidak bisa dilupakan bahwa Indonesia adalah kawasan yang terletak di Khatulistiwa sehingga sinar matahari dan curah hujan tinggi sekali. Spot dan curah hujan, merupakan faktor yang akan sangat mempengaruhi efektifitas dari pestisida. Berawal dari kondisi tersebut diatas tenaga ahli di Chemigard bekerja sama dengan beberapa lembaga penelitian antara lain: Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor serta beberapa laboratorium penelitian (Hama Tanaman, Hama Lingkungan, Penyakit menular akibat dari hama) mencoba mengembangkan pestisida yang cocok dengan alam Indonesia dan habitat dari hama pertanian maupun lingkungan yang akan dikendalikan. Untuk itu kami dibantu oleh beberapa Formulator yang sangat terkenal didunia antara lain: RHODIA, Yokar Chemical Ltd, Shanghai Kima Chemical Ltd, dll. Maka dengan motto “WE REALIZE YOUR DREAM, GET MORE PROFIT AND GAIN” kami hadir untuk mendukung para pengusaha Pest Control, pengusaha Cleaning Service, pengusaha Perkebunan dan para Petani. |
|
|
Mengenal Hemofilia, Kelainan Darah Sulit Beku Anak Laki-laki |
|
|
|
|
Kamis, 05 Mei 2011 09:47 |
Setiap orang pasti ingin terlahir dalam keadaan sempurna. Namun, hal itu tak dialami oleh Teddy (35), salah seorang penderita kelainan darah hemofilia. Teddy sudah divonis menderita hemofilia sejak masih berusia delapan bulan.
Kecurigaan sebenarnya sudah ada saat masih bayi, di mana ketika tali pusarnya lepas. Teddy butuh waktu yang lebih lama untuk sembuh, tidak seperti bayi normal pada umumnya. Meski tak merasa khawatir akan penyakitnya, Teddy tahu betul bahwa dirinya harus selalu bisa menjaga diri.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Alat Semprot Nyamuk, Berbahayakah? |
|
|
|
|
Selasa, 03 Mei 2011 08:53 |
Meski alat pengusir nyamuk elektrik kian banyak dipakai, namun masih ada yang setia menggunakan alat semprotan. Hingga kini, perdebatan mengenai keamanan alat semprot masih terjadi di antara peneliti.
Berbahayakah alat semprot pengusir nyamuk tersebut? Menurut penelitian, bahan kimia yang ditemukan dalam banyak penghalau serangga adalah DEET (N, N-dietil-m-toluamide). Zat itu dikembangkan dan diuji pada 1940-an dan 1950-an oleh Angkatan Darat AS untuk digunakan dalam perang hutan selama Perang Dunia II.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Oxium Percepat Degradasi Kantong Plastik |
|
|
|
|
Selasa, 03 Mei 2011 08:50 |
Kantong berbahan plastik umunya sulit didegradasi atau dihancurkan. Tidak tanggung-tanggung, waktu yang dibutuhkan plastik untuk hancur secara alami mencapai seribu tahun. Waktu yang sangat lama.
Namun, kini tampaknya waktu untuk menghancurkan plastik tanpa harus mencemari lingkungan tidak selama itu. Sebab kini ada Oxium, Zat adiktif yang dapat mempercepat terjadinya proses degradasi plastik dalam waktu kurang lebih dua tahun. Tentu saja kondisi ini akan mendukung pengurangan kerusakan lingkungan yang sudah semakin parah.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 Berikutnya > Akhir >>
|
|
Halaman 1 dari 4 |